Seperti yang diutarakan oleh Proklamator kita, Bung Karno;
"JAS MERAH".
Jangan Sekali-Kali Melupakan Sejarah.
Oleh karena itu dalam artikel pertama yang saya posting-kan adalah berhubungan dengan sejarah berdirinya PEP Central. Sehingga teman-teman lebih memahami mengenai apakah itu PEP Central.
1. Motivasi Pribadi
Sebagai seorang lulusan S-1 adalah hal umum menjadi seorang Pencari Kerja. Tetapi karena amanah Mama Tercinta (Elizabeth Orpa Djaja) yang meninggal pada tahun 2007 lalu yang mengharapkan anaknya dapat berguna bagi Nusa dan Bangsa, saya rasa menjadi seorang pegawai adalah kurang tepat.
Benar adanya setelah berjalan sekian lama, saya sering terharu dan senang berhasil membantu teman-teman Pengajar untuk mendapatkan uang tambahan untuk biaya makan maupun kuliah.
Dan melalui bisnis ini, saya dapat mempertahankan sikap dinamis dan kreatif dalam diri saya. Tapi mohon diingat, menjadi Pegawai adalah bukan hal yang salah. Setiap individu memiliki jiwa dan minat yang berbeda. Serta tentunya tanpa pegawai, tidak ada suatu perusahaan.
Kata "PEP" pada nama PEP Central adalah berasal dari panggilan kecil saya "Pepep". Jadi berlandaskan narsisitas dan semangat sukses selayaknya mobil Ford yang menggunakan nama penciptanya Henry Ford, maka saya menamakan bisnis ini dengan "PEP Central".
Pernah terbayang kah jika Teman-Teman dapat belajar privat Bahasa Inggris sambil diajar sama Bule beneran dengan biaya yang sangat rendah?
Hal tersebut yang terjadi pada sekitar 2010-2011. Pada awalnya dengan bantuan suatu institusi khusus, kami mengundang para Foreigner dari beragam negara untuk membantu mengajarkan program pembelajaran privat.
Berkembang dengan pesat, kami memperluas cakupan melalui program Internationalized Indonesian Youngsters,sebuah program pengenalan siswa-siswi Indonesia mengenai budaya asing secara positif. Program ini sangat diminati SMP-SMA di Kota Malang, SMA Universitas di kota-kota lain, hingga menjangkau luar pulau seperti Kalimantan.
Program ini telah melibatkan 18 institusi pendidikan SMP-SMA-Universitas dan berhasil mengundang 22 Fasilitator dari 9 negara seperti Italia, Jerman, Austria, Rusia, Brazil, Jepang, Cina, dan Taiwan.
Namun sangat disayangkan bahwasanya program ini berumur pendek dikarenakan pemutusan kontrak sepihak oleh partner kami. Sehingga meskipun permintaan sekolah-sekolah meningkat pesat, kami tidak dapat memenuhinya.
3. Semua Mata Pelajaran
Setelah berakhirnya era-Bule, Saya pun harus berpikir kreatif dan cepat bagaimanakah membentuk bisnis baru yang profitable dan tentunya tetap memiliki manfaat bagi orang banyak. Maka terjadilah pergeseran konsep usaha tidak secara radikal tapi lebih rasional. Sama-sama dalam sektor pendidikan tetapi dengan pengajar lokal dan materi yang diajarkan tidak hanya Bahasa Inggris namun adalah semua mata pelajaran.
Saya bersyukur bahwa masih diberikan jalan oleh-Nya dalam merintis bisnis baru ini. Dibantu dengan rekan-rekan tim kerja dan dukungan dari Bapak Yoga Ahmad Thohir (multi-talented person) bisnis ini mulai berjalan.
Pada 3 bulan pertama muncul kekuatiran apakah bisnis ini dapat dijalankan karena peminat yang belum banyak. Namun pada bulan keempat terjadi lonjakan minat sangat besar dan mencapai 200 siswa dengan total 4.000 pertemuan pada tahun pertama ini.
Pada tahun yang sama, PEP Central dipercaya oleh E2C POLINEMA Malang untuk melatih anggota-anggotanya secara khusus dan mahasiswa-mahasiswa POLINEMA secara umum dalam mendalami pembelajaran Bahasa Inggris. Kerjasama ini telah berjalan dalam 2 periode. Pada tahun 2011-2012 ini kami telah memiliki siswa berjumlah 600 orang.
4. Partner Resmi MAN 3 Malang
Mengapa judul diberi warna hijau?
Karena pada dasarnya logo dan atribut MAN 3 Malang beraromakan warna hijau sebagai cerminan Islami.
Dikarenakan murid kami mayoritas adalah berasal dari PEP Central, maka ketika pihak sekolah tersebut mengadakan tender terbuka atas lembaga bimbingan belajar mana saja yang boleh beroperasi di dalamnya. PEP Central bersama GO, Primagama, dan Nurul Fikri berhasil menjadi partner resmi untuk melayani siswa-siswi MAN 3 Malang untuk periode 2012/2013.
5. Murid-Murid Berprestasi
Bukan hanya berhasil mengantarkan murid-murid kami berhasil lulus 100% dan diterima di universitas-universitas ternama Indonesa seperti ITB Bandung, UGM Jogjakarta, UNIBRAW Malang, juga terdapat prestasi-prestasi membanggakan lainnya yang berhasil dicapai seperti;
Nama : Dhevi Aristi Hermanda
Periode Kursus : 2010-2012
Studi Lanjutan : Bochum, Germany
Nama : Yusisca Yofa Yulanda
Periode Kursus : 2011-2013
Nama : Esti Bhakti Warapsari
Periode Kursus : 2012-2013
Kini PEP Central menyambut periode 2013/2014 dengan wilayah pelayanan yang lebih luas, yaitu Kota Malang secara keseluruhan dan Surabaya Timur. Dengan perluasan ini kami harapkan lebih banyak lagi siswa-siswi yang dapat menerima pelayanan dari kami dengan visi;
"Menjadikan Siswa Cerdas, Kreatif, dan Ceria".
Karena dengan keceriaan maka pelajaran mudah diterima dan bukan hanya memperoleh nilai baik pada hasil ujian, tetapi juga kreatif dalam menyelesaikan soal-soal.
(salah satu aktivitas kecerian PEP Central bersama murid-murid)
=========================== T E R I M A K A S I H ===========================







Tidak ada komentar:
Posting Komentar